Book's Detail
Pemeriksaan operasional pada aktivitas penjualan kredit dan pengelolaan piutang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan : studi kasus pada Hangtuah Mandiri

Persaingan usaha yang semakin ketat dan terbuka membuat perusahaan yang khususnya berorientasi pada laba terus mencari cara untuk menghasilkan laba. Keadaan tersebut menuntut perusahaan agar dapat mengikuti tren pasar yang sedang berlangsung. Salah satu cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan penjualannya adalah dengan menawarkan pemberian kelonggaran pembayaran berupa kredit. Dengan menerapkan penjualan kredit, secara otomatis akan memunculkan piutang bagi perusahaan. Munculnya piutang akan menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan karena jika tidak dapat tertagih, penjualan hanya akan merugikan perusahaan.
Pemeriksaan operasional merupakan serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis untuk menilai apakah operasional perusahaan telah berjalan secara efektif, efisien dan ekonomis. Operasi dikatakan efektif apabila telah sesuai dengan kriteria ditetapkan sebelumnya sedangkan efisien apabila perusahaan telah menggunakan metode yang tepat. Penjualan merupakan ilmu dan seni dalam mempengaruhi pribadi untuk mengajak orang membeli barang atau jasa yang ditawarkan. Penjualan dapat terjadi secara tunai maupun kredit.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif analitis yaitu suatu metode yang berusaha untuk mengumpulkan dan menganalisis data sehingga diperoleh informasi mengenai objek yang diteliti hingga pada akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan sebagai dasar untuk membuat rekomendasi dan saran. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan juga data sekunder. Pengolahan data akan dilakukan dengan analisis kuantitatif dan juga analisis kualitatif. Objek penelitian yang akan dibahas adalah aktivitas penjualan kredit dan pengelolaan piutang pada Hangtuah Mandiri yang bergerak sebagai distributor bahan-bahan bangunan di Pekanbaru.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan kebijakan penjualan kredit dan pengelolaan piutang perusahaan masih belum efektif dan efisien. Kebijakan penjualan kredit dan penagihan piutang yang tidak efektif dan tidak efisien terlihat jelas setelah penulis melakukan pengujian data kuantitatif dengan tiga pendekatan. Pertama, berdasarkan berdasarkan perhitungan rata-rata periode tagih terlihat bahwa piutang perusahaan yang seharusnya dilunasi dalam 60 hari dan 30 hari baru dapat tertagih selama 106 hari pada kelompok pelanggan proyek dan 65 hari pada kelompok pelanggan toko. Kedua, perputaran piutang perusahaan sebesar 3,4 kali untuk proyek dan 5,5 kali untuk toko yang seharusnya 6 kali dan 12 kali. Terakhir, pada pengumuran piutang terdapat piutang yang masih tertunggak sebesar 30,4% pada proyek dan 15,3% pada toko. Sebagai rekomendasi untuk perbaikan kondisi tersebut, penulis menyarankan perusahaan untuk melakukan perbaikan dengan memperketat kebijakan penjualan kredit dan pengelolaan piutang. Perbaikan dapat dimulai dengan seleksi pemberian kredit yang lebih selektif, menetapkan batas kredit, serta pemberian reward untuk pembayaran lebih awal dan sanksi bagi pelanggan yang terlambat melakukan pembayaran.

Pernyataan Tanggungjawab Eilien
Pengarang Eilien - Pengarang Utama
Setiawan, Amelia - Advisor
Edisi
No. Panggil AKUN EIL p/17
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi - UNPAR
Tahun Terbit 2017
Tempat Terbit Bandung
Deskripsi Fisik xiii, 74 p. : il. ; 30 cm.
Info Detil Spesifik 22950 - FE
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...
 

Visitor Counter
Visit Today
Pencarian