Book's Detail
Suatu studi penggunaan fingerprint untuk meningkatkan efisiensi kinerja proses transaksi setor dan tarik tunai dalam industri perbankan : studi kasus Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA)

Industri Perbankan di Indonesia merupakan Industri Jasa Keuangan dengan aset terbesar di Indonesia, dengan demikian jangkauan layanannya lebih luas jika dibandingkan dengan Industri Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Industri Perbankan sekarang ini sangat membutuhkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi kinerja pada setiap proses transaksi yang dimiliki bank. Teknologi ini salah satunya sebagai sistem otorisasi kepada nasabah yang akan melakukan setiap penerapan proses transaksi setor dan tarik tunai di bank. Sistem otorisasi ini bisa diaplikasikan melalui fingerprint.
Fingerprint merupakan salah satu bentuk pengendalian yang sudah menggunakan teknologi modern, sehingga dapat meningkatkan control dan efisiensi waktu terhadap kinerja setiap proses transaksi setor dan tarik tunai di bank. Aktivitas pengendalian yang digunakan oleh industri perbankan untuk melakukan perubahaan ke sistem otorisasi berupa fingerprint adalah perubahan manajemen. Aktivitas pengendalian sendiri dibagi dua yaitu application control yang dimana proses yang penulis teliti adalah proses input. Selain itu terdapat general control yang dimana penulis hanya mengambil dari sisi security and access, dikarenakan didalam fingerprint terdapat data nasabah bank. Disamping itu dengan melakukan aktivitas control industri perbankan dapat melihat tingkat keamanan dari fingerprint pada proses input yang akan dilakukan pada setiap proses transaksi setor dan tarik tunai. Maka dari itu, dengan menggunakan fingerprint dapat meningkatkan efisiensi kinerja pada industri perbankan dalam menangani nasabah yang akan melakukan transaksi setor dan tarik tunai di bank.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian didapatkan melalui teknik wawancara dan kuesioner. Pada penelitian ini digunakan dua variabel, penggunaan fingerprint sebagai variabel bebas dan meningkatkan efisiensi kinerja setiap proses transaksi setor dan tarik tunai sebagai variabel terikat. Data pada penelitian ini diolah secara kualitatif.
Sistem otorisasi pada proses transaksi setor dan tarik tunai di industri perbankan yang digunakan saat ini adalah dengan menggunakan tanda tangan. Efisiensi kinerja proses transaksi setor dan tarik tunai dengan menggunakan sistem otorisasi tanda tangan dapat dikatakan belum maksimal. Hal ini dikarenakan masih ditemukan kendala dalam proses transaksi setor dan tarik tunai yang terkait validasi tanda tangan terutama terkait akurasi dan ketepatan waktu. Untuk dapat menigkatkan efisiensi kinerja proses transaksi setor dan tarik tunai, industri perbankan dapat merubah sistem otorisasi yang saat ini digunakan menjadi sistem otorisasi berupa fingerprint. Dengan menggunakan sistem otorisasi tersebut, proses transaksi setor dan tarik tunai di industri perbankan dapat menjadi lebih akurat dan hemat waktu. Penggunaan fingerprint berperan untuk meningkatkan efisiensi pada transaksi setor dan tarik tunai. Hal ini terlihat dari proses validasi yang lebih cepat serta keamanan yang akan lebih terjamin. Berdasarkan hasil penilitian yang diperoleh, penulis merekomendasikan kepada industri perbankan untuk melakukan perubahan terhadap sistem otorisasi yang awalnya tanda tangan menjadi sistem otorisasi berupa fingerprint.

Pernyataan Tanggungjawab Patrick Naomi Maysias Simanjutak
Pengarang Simanjutak, Patrick Naomi Maysias - Pengarang Utama
Permatasari, Paulina - Advisor
Edisi
No. Panggil AKUN SIM s/18
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi - UNPAR
Tahun Terbit 2018
Tempat Terbit Bandung
Deskripsi Fisik xii, 60 p. : il. ; 30 cm.
Info Detil Spesifik 23022 - FE
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...
 

Visitor Counter
Visit Today
Pencarian