Book's Detail
Perancangan sistem informasi akuntansi dan standard operating procedure yang memadai pada siklus pendapatan tempat wisata LA LA Land

Bisnis dan prosesnya berkembang seiring dengan berkembangnya zaman. Persaingan bisnis yang semakin ketat secara tidak langsung menuntut proses bisnis dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini juga berlaku bagi proses bisnis siklus pendapatan pada tempat wisata La La Land. Tempat wisata La La Land merupakan perusahaan yang baru dibuka sehingga tempat wisata La La Land belum memiliki rancangan sistem informasi akuntansi dan standard operating procedure (SOP) yang memadai untuk proses bisnisnya terutama pada siklus pendapatan.
Siklus pendapatan merupakan siklus yang penting karena siklus pendapatan pasti dimiliki oleh semua bisnis baik bisnis produk maupun jasa. Siklus pendapatan menjabarkan proses dari saat pesanan diterima sampai dengan pembayaran yang diterima atas barang/jasa yang telah diberikan dan siklus pendapatan berkaitan erat dengan sumber pendapatan. Sumber pendapatan tempat wisata La La Land terdiri dari pendapatan yang dikelola secara insource seperti: penjualan tiket, penambahan saldo, dll. Sedangkan sumber pendapatan yang dikelola secara outsource antara lain: pendapatan parkir, penjualan merchandise, dll. Hal ini menunjukkan bahwa sumber pendapatan tempat wisata La La Land bervariasi dan cukup kompleks. Semakin kompleks suatu siklus, maka akan semakin banyak kendala dan permasalahan yang dapat terjadi. Berbagai permasalahan yang terjadi pada siklus pendapatan dapat membuat tempat wisata La La Land gagal mendapatkan pendapatan yang seharusnya karena adanya kegagalan pencatatan. Untuk meminimalkan terjadinya permasalahan tersebut, maka dibutuhkan sistem informasi akuntansi dan SOP yang memadai agar dapat meningkatkan efektivitas siklus pendapatan dari tempat wisata La La Land.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif biasanya didesain untuk mengumpulkan data yang mendeskripsikan karakteristik dari orang, kejadian, atau situasi dan dapat dilakukan baik dengan data kualitatif maupun kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah perancangan sistem informasi akuntansi dan standard operating procedure. Penulis menggunakan siklus pendapatan tempat wisata La La Land sebagai sumber data. Data dikumpulkan dengan 3 cara yaitu observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Objek pada penelitian ini adalah tempat wisata La La Land, sebuah taman hiburan yang baru dibuka di Kota Bandung.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis mencoba merancang desain sistem infromasi akuntansi dan SOP untuk siklus pendapatan tempat wisata La La Land. Rancangan desain sistem informasi akuntansi dan SOP ini telah mempertimbangkan aspek-aspek pengendalian internal yang memadai dalam perancangannya. Hal ini membuat penerapan rancangan sistem informasi akuntansi dan SOP ini dapat meningkatkan efektivitas proses bisnis siklus pendapatan tempat wisata La La Land. Selain itu, penulis juga menyarankan agar diisinya departemen internal audit. Departemen ini bertugas melaporkan secara langsung kepada presiden komisaris. Hal ini dirasa perlu karena harus ada pihak independen yang menilai efektivitas dan efisiensi dari proses bisnis yang dijalankan oleh tempat wisata La La Land. Departemen ini juga berfungsi untuk merekomendasikan adanya perubahan jika dirasa itu perlu dan dapat membantu perusahaan dalam langkah-langkah untuk memenuhi tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Pernyataan Tanggungjawab Nathaniel Sugianto
Pengarang Sugianto, Nathaniel - Pengarang Utama
Permatasari, Paulina - Advisor
Edisi
No. Panggil AKUN SUG p/18
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi - UNPAR
Tahun Terbit 2018
Tempat Terbit Bandung
Deskripsi Fisik xvii, 85 p. : il. ; 30 cm.
Info Detil Spesifik 23028 - FE
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...
 

Visitor Counter
Visit Today
Pencarian