Book's Detail
Pemeriksaan operasional terhadap proses pemberian hingga pengawasan kredit yang mempengaruhi peningkatan persentase Non Performing Loan pada Bank Z KCU Cirebon

Di Indonesia, perbankan merupakan salah satu sektor usaha yang sangat berperan dalam meningkatkan perekonomian Negara. Bank merupakan suatu lembaga yang bergerak dalam bidang jasa. Secara umum usaha perbankan meliputi tiga kegiatan yaitu kegiatan menghimpun dana, kegiatan menyalurkan dana, dan kegiatan memberikan jasa-jasa bank lainnya. Kredit merupakan salah satu kegiatan utama bank yang memiliki risiko cukup tinggi namun memberikan kontribusi pendapatan yang besar bagi bank. Oleh karena itu, sebelum bank memberikan kredit bank harus menganalisa kelayakan calon debitur untuk memperoleh keyakinan bahwa calon debitur memiliki kemauan dan kemampuan memenuhi kewajibannya kepada bank secara tertib. Risiko yang berasal dari perkreditan juga dialami oleh Bank Z KCU Cirebon. Walaupun proses pemberian kredit telah dilakukan sesuai prosedur dan batasbatas yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetapi masih timbul kemungkinan terjadinya masalah terhadap pemberian fasilitas tersebut. Risiko perkreditan dapat menyebabkan meningkatnya persentase kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL). Maka untuk menangani permasalahan tersebut, diperlukan pemeriksaan operasional untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat menimbulkan masalah terhadap pemberian fasilitas kredit. Pemeriksaan operasional adalah cara yang dapat membantu perusahaan dalam menemukan kelemahan-kelemahan yang terjadi pada aktivitas operasional khususnya bagian kredit. Melalui pemeriksaan operasional, kelemahan-kelemahan tersebut dapat dikurangi atau diperbaiki melalui tindakan-tindakan rekomendasi perbaikan. Kredit bermasalah adalah kredit yang mengalami ke sulitan pelunasan akibat adanya faktor kesengajaan atau kondisi lain di luar kemampuan debitur. Pada penelitian ini, pemeriksaan operasional dilakukan pada proses pemberian hingga pengawasan kredit Bank Z KCU Cirebon dengan produk kredit SMB-PRK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui proses wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan agar dapat memperoleh informasi yang lengkap dan akurat. Hasil pemeriksaan operasional ditemukan critical area yang dialami oleh Bank Z KCU Cirebon adalah meningkatnya persentase NPL yang telah melebihi batas 0,6% pada bulan Maret 2018 dan April 2018. Selain itu ditemukan juga beberapa temuan mengenai kelemahan yang terjadi pada proses pemberian hingga pengawasan kredit yaitu tugas dan tanggung jawab AO belum berjalan secara efektif dan efisien serta prosedur pemberian hingga pengawasan masih belum dijalankan sesuai SOP. Jika kelemahan-kelemahan tersebut tidak segera dilakukan perbaikan, maka hal tersebut dapat menjadi masalah di masa yang akan datang. Tindakan rekomendasi diberikan berdasarkan hasil temuan-temuan tersebut dengan harapan mampu membantu pihak Bank Z mengambil tindakan preventif sehingga peningkatan persentase NPL tidak terjadi pada periode selanjutnya.

Pernyataan Tanggungjawab Monica Revina Nathasa
Pengarang Nathasa, Monica Revina - Pengarang Utama
Djajadikerta, Hamfri - Advisor
Edisi
No. Panggil AKUN NAT p/18
ISBN/ISSN
Subyek
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi - UNPAR
Tahun Terbit 2018
Tempat Terbit Bandung
Deskripsi Fisik xv, 121 p. : il. ; 30 cm.
Info Detil Spesifik 23170 - FE
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...
 

Visitor Counter
Visit Today
Pencarian